Beranda Blog Tugas dan Tanggung Jawab PFSO yang Wajib Dipahami Operator
PFSOTrainingKeamanan Maritim

Tugas dan Tanggung Jawab PFSO yang Wajib Dipahami Operator

Tim RSO Bina Sena · 5 Juni 2026 · 2 mnt baca
Tugas dan Tanggung Jawab PFSO yang Wajib Dipahami Operator

Satu Orang, Banyak Tanggung Jawab

Di balik setiap fasilitas pelabuhan yang patuh ISPS Code, ada satu peran yang menjadi tulang punggung sistem keamanan: PFSO (Port Facility Security Officer). ISPS Code mewajibkan setiap fasilitas pelabuhan yang tercakup untuk menunjuk seorang PFSO yang ditunjuk resmi dan tersertifikasi.

Tanpa PFSO yang valid, sebuah fasilitas tidak dapat dinyatakan patuh — sehebat apa pun infrastruktur keamanannya.

Apa Saja Tugas PFSO?

ISPS Code Part A mengatur tanggung jawab PFSO secara spesifik. Secara garis besar, PFSO bertugas:

  1. Melakukan survei keamanan awal dan memastikan PFSA dilaksanakan dengan benar
  2. Mengembangkan dan memelihara PFSP — termasuk memastikan dokumen selalu relevan dan diperbarui
  3. Menerapkan dan menjalankan PFSP dalam operasional sehari-hari
  4. Mengoordinasikan inspeksi keamanan fasilitas secara berkala
  5. Mengusulkan modifikasi PFSP ketika ditemukan kelemahan atau perubahan kondisi
  6. Meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan seluruh personel fasilitas
  7. Memastikan pelatihan yang memadai bagi personel keamanan
  8. Melaporkan insiden keamanan kepada otoritas yang berwenang
  9. Mengoordinasikan implementasi keamanan dengan SSO (Ship Security Officer) dari kapal yang bersandar

Mengapa Sertifikasi PFSO Tidak Bisa Ditawar

Sertifikat PFSO bukan formalitas administratif. Ia membuktikan bahwa orang tersebut memahami kerangka ISPS Code, mampu membaca profil risiko, dan tahu cara merespons setiap level keamanan.

Dalam praktiknya, sertifikat PFSO yang kedaluwarsa adalah salah satu temuan paling umum yang langsung menghentikan proses verifikasi. Karena itu, masa berlaku sertifikat PFSO harus dipantau jauh hari, dan idealnya fasilitas memiliki PFSO cadangan yang juga tersertifikasi.

PFSO Bukan Pekerjaan Sendirian

Meski tanggung jawabnya besar, PFSO tidak bekerja dalam ruang hampa. Ia memimpin tim keamanan, berkoordinasi dengan manajemen fasilitas, dan menjadi titik kontak dengan otoritas. Keberhasilan sistem keamanan bergantung pada seberapa baik PFSO mampu menggerakkan seluruh elemen ini.


RSO Bina Sena menyelenggarakan training PFSO bersertifikat sesuai IMO Model Course, diakui Ditjen Hubla. Lihat jadwal training atau hubungi tim kami untuk informasi lebih lanjut.


T

Tim RSO Bina Sena

Penulis merupakan tim ahli dari RSO Bina Sena yang berpengalaman dalam audit dan konsultasi manajemen keamanan maritim.

Bagikan:

Butuh bantuan dari RSO Bina Sena?

Konsultasi awal gratis, tanpa komitmen.

Hubungi Kami
Chat WhatsApp